Tampilkan postingan dengan label Untuk ibu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Untuk ibu. Tampilkan semua postingan

4 Cara Orang Tua Menghadapi Stress

4 Cara Orang Tua Menghadapi Stress
4 Cara Orang Tua Menghadapi Stress. Setiap orang tua pastinya akan mengalami masa stress di waktu-waktu tertentu. Hal tersebut timbul karena ketidakmampuan menyediakan waktu luang untuk anak-anak dan istri mereka. Waktu kerja yang sibuk adalah salah satu faktor utama sehingga tidak dapat mengatur ruamh tangga yang baik dan benar.

Orang tua tidak perlu merasa tertekan menghadapi masalah tersebut. Paling penting adalah perlu tindakan nyata agar rasa bersalah tidak semakin besar dan merubahnya ke arah yang positif. Apa saja kiat yang bisa dilakukan orang tua untuk mengatasi hal tersebut? Simak caranya berikut:

1. Berbagi beban


Beban rumah tangga tidak hanya dilakukan oleh seorang saja namun kedua orang tua. Seperti mengurus rumah tangga, mengurus anak, menyediakan waktu untuk anak perlu dilakukan pembagian yang benar dan tidak saling membebani.

Seperti di zaman sekarang, figur ayah tidak saja sebagai pencari nafkah namun juga harus bertindak sebagai bapak rumah tangga meskipun proposinya tidak sebesar ibu. Ayah bisa membantu ibu mengurus anak yang sakit, membantu belajar anak, atau melakukan pekerjaan rumah tangga yang sekiranya bisa dilakukan. Perlu pengertian antar pasangan agar pembagian tersebut bisa terlihat natural.

2. Buat jadwal pekerjaan


Orang tua perlu mengatur jadwal antara pekerjaan dan keluarga. Jika Anda mempunyai jadwal pekerjaan yang padat sebaiknya di jadwal ulang atau minta kebijakan atasan untuk mengatasi jadwal tersebut. Misalnya membatasi jam lembur, kebijakan menunda pekerjaan yang belum selesai hari itu dan pengaturan jam kerja yang semestinya.

Hal terpenting adalah jadwal untuk keluarga jangan sampai jadwal pekerjaan memakan waktu bersama untuk keluarga misalnya di malam hari atau akhir pekan. Jika Anda sudah berniat meluangkan waktu untuk keluarga lupakan urusan pekerjaan fokuslah pada kebersamaan Anda dengan keluarga.

3. Cari perspektif


Bekerja tidak harus berada di rumah agar pekerjaan fokus dan rumah tangga tetap terurus dengan baik. Hal ini sering terjadi pada ibu-ibu yang berpikir bahwa bekerja di rumah akan lebih enak. Padahal nyatanya membawa pekerjaan di rumah justru membuat Anda tidak bisa menyeimbangkan keduanya. Mungkin karena anak rewel atau pekerjaan rumah tangga yang belum selesai membuat pekerjaan kantor Anda tertunda dan Anda harus mengurusi rumah tangga dulu. Cobalah cari perspektif lain bagaimana nyamannya Anda beraktivitas.

4. Beri tekanan sedikit pada anak-anak


Orang tua tidak perlu cemas dengan keberadaan anak saat mereka bekerja. Jika Anda ingin mengarahkan anak pada kegiatan yang positif sebaiknya titipkan anak pada tempat penitipan anak. Hal ini menurut sebuat studi justru akan menekan kenakalan anak karena ketidakhadiran orang tua.

Buatlah mereka memahami kesibukan Anda sementara saat Anda bekerja dan yakinkan bahwa Anda akan memiliki waktu bersama dengan anak di saat yang tepat. Seorang anak justru akan lebih nyaman jika tidak diawasi orang tua selama 24 jam setiap hari. Sehingga biarkan mereka bebas berkespresi dan peduli dengan kondisi Anda. 4 Cara Orang Tua Menghadapi Stress

Cara Menghadapi Tangisan Anak Kecil Terampuh

Cara Menghadapi Rengekan Anak Kecil
Cara Menghadapi Rengekan Anak Kecil. Sesuatu yang tidak diinginkan oleh orang tua pada anak adalah rengekannya. Tetapi hal tersebut pasti akan terjadi pada anak kecil, terlebih saat usianya diatas 4 tahun dan mungkin akan berlanjut hingga usia sekolah.


Sayangnya tidak semua orang tua dapat mengatasi masalah ini. Berikut Cara Menghadapi Rengekan Anak Kecil.




1.Jangan beri toleransi


Katakan pada anak bahwa Anda tidak mau mendengarkannya kecuali bila dia mau bicara tanpa merengek. Anda bisa berkata tegas, "Ibu tidak bisa mengerti kata-katamu kalau cara bicaranya seperti itu. Coba bilang kamu mau apa dengan suara yang lebih manis." Lalu, berjalanlah menjauh atau balikkan badan, jangan perhatikan anak hingga dia mau bicara dengan lebih sopan.


Tujuan anak merengek biasanya untuk mendapatkan perhatian orangtua. Karenanya, hindari memperlihatkan wajah kesal atau melayani rengekannya. Ingatkan juga diri Anda untuk tidak memperlihatkan ekspresi seperti mengangkat alis, merengut, atau cemberut. Ekspresi ini menandakan Anda memerhatikan perilakunya dan merasa terganggu.


2.Memberi contoh yang benar


Jika anak belum paham seperti apa cara meminta yang baik, Anda dapat memberi contohnya. Perlihatkan suara Anda ketika merengek, lalu beri contoh juga bagaimana Anda mengatakannya dengan lebih baik. Mintalah dia untuk mengikuti Anda. Dengan begitu, dia akan belajar bahwa merengek itu tidak terdengar menyenangkan.


3.Puji dia saat sudah berkata dengan sopan


Begitu akhirnya dia dapat mengutarakan keinginannya dengan lebih baik, Anda perlu memberinya pujian. Ingat, dia butuh banyak usaha untuk melakukannya. Selain itu, pujian Anda juga dapat membuatnya jadi lebih ingin menyuarakan keinginan melalui cara yang baik ketimbang merengek. Karenanya, katakanlah "Nah, bagus. Sekarang suara kamu kedengaran lebih manis, kan?"


4.Langsung berikan konsekuensi


Anak masih saja merengek? Jatuhkan konsekuensi segera dan jangan tunggu sampai pulang ke rumah, bila Anda sedang berada di tempat umum. Segera hentikan kegiatan apabila kejadiannya di rumah, atau bila di tempat umum segera tinggalkan tempat itu begitu anak mulai merengek. Selain itu, hindari memberi ancaman yang tidak masuk akal karena ini hanya akan membuat anak berpikir bahwa Anda tidak sungguh-sungguh marah padanya.
 Biasanya anak merengek karena menginginkan sesuatu dan apabila hal tersebut tidak dapat dipenuhi oleh orang tuanya maka dia akan terus menerus merengek. Hal ini harus dihadapi dengan tegas, apabila ada kesempatan maka si anak akan mengulangnya kembali. Cara Menghadapi Rengekan Anak Kecil

Contoh Surat Ijin Cuti Melahirkan Terbaik

Contoh Surat Ijin Cuti Melahirkan
Contoh Surat Ijin Cuti Melahirkan. Seorang karyawati yang telah berkeluarga dan sedang dalam proses kehamilan biasanya pasti harus segera mempersiapka surat ijin cuti melahirkan. Masa cuti ini sangat diperlukan untuk keselamatan si bayi nantinya. Dari jatah cuti 3 bulan yang diberikan perusahaan, kebanyakan mereka memilih untuk mengajukan cuti setelah mendekati waktu melahirkan yang telah disarankan oleh dokter.

Berikut ini adalah contoh surat ijin cuti melahirkan:


Bandung, 12 Januari 2013

Kepada Yth.
Pimpinan PT. Argo Abadi
Jl. Bumi Damai No 12
Bandung


Dengan hormat,
Dengan ini, saya:

Nama : Rini Widowati, ST
Alamat : Jl. Hang Lekir No. 18 Bandung
Jabatan : Staf Adm Departemen Personalia

Mengajukan ijin cuti melahirkan pada:
1 Maret 2013 s/d 1 Juni 2013

Mengingat lamanya waktu cuti yang saya ajukan, mohon bagi perusahaan untuk mencarikan staf pengganti sementara selama saya cuti apabila diperlukan. Bersama dengan surat ini saya juga menyatakan bahwa saya siap memberikan training kepada staf pengganti sementara sampai dengan masa cuti saya tiba.
Demikian surat ijin cuti ini saya ajukan. Atas perhatian dan dikabulkannya permohonan ijin saya ini, saya ucapkan banyak terima kasih


Hormat saya,



Rini Widowati, ST

Biasanya perusahaan yang menetapkan ketentuan untuk mengambil cuti 1,5 bulan sebelum melahirkan dan 1.5 bulan setelah melahirkan. Untuk itu diperlukan ketepatan waktu untuk yang ingin mengambil cuti agar tidak terlalu cepat atau terlalu lama. Contoh Surat Ijin Cuti Melahirkan

Warna Cat Dinding Kamar Yang Cocok Untuk Anak

Cara Memilih Warna Cat Dinding Kamar Anak
Cara Memilih Warna Cat Dinding Kamar Anak. Memilih warna kamar anak merupakan salah satu faktor kenyamanan si anak selama berada di kamar. Warna yang ia sukai cenderung menimbulkan semangat si anak untuk belajar dan sebagainya. Oleh karenanya pilihlah warna yang sesuai dan disukai oleh anak Anda.


Anda bisa bermain warna untuk mendekorasi kamar anak untuk menciptakan nuansa yang ceria dan colorful sesuai dengan yang diinginkan. Anda bisa menciptakan kreasi sendiri pada kamar anak Anda. Jangan lupa untuk melibatkan anak Anda dalam menentukan warna cat dinding kamarnya.



Ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan dalam memilih cat warna dinding kamar untuk anak Anda.

1. Sebelum Anda memulai mendekorasi kamar anak, sebaiknya Anda perlu paham tata pewarnaan dan kombinasi warna. Kenali karakter dari setiap warna yang akan menjadi pilihan. Penelitian kecil mengenai warna dan dekorasi kamar akan lebih membantu Anda dalam mencari inspirasi.


2. Buat tema dekorasi kamar tidur agar pilihan warna cat dinding lebih fokus. Dalam hal ini, libatkan anak Anda dalam memilih dan menentukan tema dekorasi. Tema bisa jadi warna cat atau tokoh kesukaan anak Anda.

3. Kenali ruangan yang akan didekorasi. Kamar tidur yang sempit sebaiknya menggunakan warna yang terang agar nuansa kamar terasa lebih luas dan tidak pengap.


4. Usia anak menjadi pertimbangan utama dalam mendekorasi kamar tidur. Warna yang ceria dan kekanakan cocok untuk anak yang masih kecil. Oleh karena itu, pelibatan anak dalam pemilihan warna cat dinding sangat diperlukan. Ketika beranjak remaja, anak akan memilih warna yang lebih lembut dan jauh dari kesan kekanakan.


5. Sebelum memulai proyek dekorasi, gambar simulasi kamar beserta warnanya dalam sebuah kertas terlebih dahulu. Jangan lupa menempatkan furnitur dalam simulasi. Hal ini bisa bermanfaat untuk lebih mendekatkan Anda dengan anak, dan akan menjadi hal yang menyenangkan.


Mengkreasikan warna ke dalam dekorasi kamar bisa jadi sangat mengasyikkan. Namun, Anda perlu mengenal karakter dari setiap warna agar bisa lebih mantap dan mendapatkan nuansa yang pas dalam melakukan proyek dekorasi.



· Cokelat : nyaman, tenang, dewasa, dan hangat.

· Merah : semangat dan keceriaan.

· Biru : rileks, tenang, dan damai.

· Putih : netral, bersih, luas, dan sederhana.

· Hijau : santai, optimistis, teduh, dan nyaman.

· Kuning : segar, kreatif, imajinatif, dan enerjik.

· Jingga : cerah, hangat, praktis, dan dinamis.




Padu padan warna dalam kamar anak Anda akan memberikan kesan yang lebih menarik. Jangan lupa untuk mempertimbangkan furnitur yang ada dalam kamar agar selaras dengan cat dinding dan tema. Siap berkreasi? Mengapa tidak?

15 Cara Terbaik membuat bayi tertawa




Tertawa. Mungkin didalam benak kita, tertwa itu adalah hal yang biasa – biasa saja. Tapi tidakkah kamu tahu ada 11 manfaat paling menguntungkan diri kita dari tertawa.

Biasanya manfaat yang paling bagus di saat kita tertawa adalah menurunkan tingkat stress pada diri kita. Namun apakah bayi memiliki tingkat stress juga..?

Tetapi ada manfaat paling bagus yang didapat oleh si kecil saat dia tertawa, yaitu mengkontrakskan 80 titik – titik saraf terpenting dalam tubuh manusia.

Bagaimana cara membuat bayi tertawa..? untuk menjawab pertanyaan ini, simaklah cara – cara yang akan saya bagikan dibawah ini.

  1. Bermain kejut – kejutan
    Caranya, gunakan selimut kesayangaanya untuk menutupi muka anda, tunggu beberapa saat, kemudian buka penutup muka anda tersebut sambil menampilkan wajal yang lucu.


  2. Meniup Perut
    Tiuplah perut si buah hati, peniupan tersebut akan menimbulkan rasa geli dan bunyi aneh pada kulit si bayi. Lakukan lah sesering mungkin, nanti dia akan mencobanya sendiri melalui mulutnya.

  3. Berpura – pura memakan jari tangan dan kakinya
    Si kecil akan sangat menyukau jarinya diisap – isap dan sedikit digigit- gigit oleh auah dan ibunya. Biasanya hal ini bisa dilakukan sampai umur si bayi mencapai umur 2 tahun.

  4. Bermain dengan gelembung – gelembung
    Lihatlah, bila anda meniupkan gelembung – gelembung, pasti si kecil akan mencoba untuk mengikuti dan memncoba meraihnya. Hal ini sangat bagus pada perkembangan tubuh bay. Tetapi sebelum memainkan permainan ini kamu harus mengecek bahan yang digunakan sudah cukup aman buat si bayi.

  5. Gerakan main – main
    Bayi sangat suka dengan perhatian, caranya mudah saja, dekatkan wajah kamu ke depan mukan nya, lalu timbulkanlah wajah konyol pada muka kamu, pasti dia akan tersenyum dan tertawa malu. Hal ini sering dilakukan oleh seorang ayah.

  6. Karakter favorit
    Anak-anak suka mainan berbulu halus, berwarna terang, dan bisa mengeluarkan suara-suara lucu. Tak heran boneka Elmo yang bisa mengeluarkan bunyi-bunyian laku terjual di pasaran. Boneka dari karakter kesukaan akan membuat si kecil tersenyum.

7. Lagu dan musik
Bayi sangat suka musik dan lagu. "Repetisi adalh kunci untk membuat si kecil mengenal dan suka musiknya," terang dr Natalie Geary, dokter anak dari New York. Bayi suka melihat, melakkan, dan mendengar dalam waktu bersamaan supaya mereka bisa melepaskan rasa kesal dan bisa mengalami serunya mengalami dan mencoba sesuatu. Jika Anda tersenyum dan terlihat senang dari lagu atau permainan, kemudian mengulangi terus, lama kelamaan ia akan suka juga.


8. Peliharaan
Selain boneka, binatang peliharaan ternyata juga bisa membuat anak tersenyum. Namun, untuk bayi yang masih terlalu kecil, tidak disarankan untk membawanya dekat dengan binatang peliharaan. Karena bayi masih belum memiliki daya tahan tubuh yg bisa melawan banyak kuman atau virus. Cukup membuatnya melihat binatang dari jauh saja.

9 Menirukan suara binatang
Bayi-bayi senang mendengar suara lucu. Coba ikuti suara-suara bermacam binatang, seperti suara kuda, babi, burung, atau monyet. Jangankan si kecil, pasangan Anda juga mungkin akan ikut-ikutan tertawa.

10. Jika semua gagal, saatnya mengelitiki
Mengelitiki bayi dengan lembut sudah pasti bisa membuatnya tersenyum dan tertawa. Ini juga penting untuk membangun ikatan sentuh dan kedekatan. Sentuhan adalah hal yang penting untuk membuat si bayi tahu bahwa orang yang menjaganya benar fokus padanya, ia pun akan merasa aman dan nyaman.

11. ....

12. ....

13. ....

14. ....

15. ....

10 Fakta Bayi Tabung Yang Wajib Di ketahui Para Ibu


Yang akan di Bahas Mengenai Bayi tabung :
Apa sih keuntungan dan kerugian..?
Alasan mengapa harus..?
Pengertian..?

Keuntungan dan Kerugian Memiliki  Bayi Tabung
Memang sangat banyak keuntungan bayi tabung tatapi semua yang ada untung nya pasti ada juga kerugian nya.
Maaf judul salah maksud nya 2 keuntungan memiliki bayi tabung dan 3 kerugian memiliki bayi tabung
Berikut keuntungan dan kerugian bayi tabung.

Maaf penulisan judul hanya untuk membuat raksi bombastis dari pembaca.

Keuntungan Bayi Tabung:
1.        Mampu mengatasi permasalahan tidak kunjung memiliki anak bagi penderita kelainan organ reproduksi ataupun lainnya.

2.        Tidak perlu melakukan hubungan suami istri berulang kali untuk mendapatkan anak, melainkan hanya cukup memberikan sel telur dari sang wanita dan sperma dari sang pria.

Kerugian Bayi Tabung:
1.        Memerlukan biaya yang cukup besar dan tentunya juga memerlukan perawatan yang intensif untuk menjaga kesehatan sang bayi tabung.

2.        Tingkat keberhasilan bayi tabung masih 25% saja dan proses cukup panjang, sehingga memerlukan kesabaran yang cukup tinggi dalam proses pembuahan bayi tabung.

3.        Bisa disalah gunakan oleh pihak tertentu. Misalkan sang wanita membutuhkan pendonor sperma atau sebaliknya namun ternyata pihak pendonor malah mengklaim janin tersebut adalah anaknya.

Pengertian Bayi Tabung

bayi tabung itu sebenarnya adalah proses pembuahan sel telur dan sperma di luar tubuh wanita, dalam istilah kerennya in vitro vertilization (IVF).
In vitro adalah bahasa latin yang berarti dalam gelas/tabung gelas (nah nyambung juga kan dengan kata tabung). Dan vertilization adalah bahasa Inggrisnya pembuahan.
Dalam proses bayi tabung atau IVF, sel telur yang sudah matang (seperti masak telur saja ya) diambil dari indung telur lalu dibuahi dengan sperma di dalam sebuah medium cairan. Setelah berhasil, embrio kecil yang terjadi dimasukkan ke dalam rahim dengan harapan dapat berkembang menjadi bayi
Alasan Mengikuti Program Bayi Tabung

Walau bayi tabung merupakan upaya terakhir untuk memiliki buah hati,  alternatif ini  bukanlah suatu proses yang pasti jadi.

Disebut bayi tabung atau Fertilisasi In Vitro, karena pertemuan sel telur dan sperma awalnya dilakukan di dalam tabung kaca berisi medium kultur. Medium ini berupa cairan khusus yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan embrio di laboratorium. Louise Brown lahir dari program bayi tabung konvensional, yaitu program bayi tabung yang dilakukan dengan siklus alamiah.

Tidak ada patokan pasti berapa tahun setelah perkawinan sepasang suami istri harus mengikuti program bayi tabung, jika tak kunjung memiliki anak. Berikut beberapa alasan yang membuat pasangan suami istri memilih mengikuti program bayi tabung
·         Masalah saluran telur. Saluran telur tidak berfungsi dengan baik, atau tidak memungkinkan terjadinya pertemuan antara sel telur dengan sperma, sehingga pembuahan tidak terjadi. Walaupun pembuahan bisa terjadi, kemungkinan embrio tidak masuk ke rongga rahim, sehingga terjadi kehamilan di luar kandungan.

·         Masalah sperma.
-    Jumlah sperma sangat sedikit (<10 juta/cc).
-    Sebagian besar sperma tidak bergerak (30%)
-    Gerakan sperma sangat lambat (Astenozoospermia).
-    Sperma tidak keluar bersama air mani (Azoospermia).

·         Endometriosis berat.  Kondisi dimana kelenjar dinding rahim tumbuh abnormal. Pada endometriosis berat, kecil kemungkinan bisa terjadi kehamilan alami.

·         Unexplained infertility (ketidaksuburan yang tak diketahui penyebabnya). Pembuahan normal sebenarnya bisa dilakukan, tapi tidak kunjung berhasil karena tidak bisa diketahui apakah sperma dapat bertemu dengan sel telur, atau sperma dapat menembus sel telur untuk melakukan pembuahan.

·         Antibodi Antisperma. Adanya antibodi terhadap sperma suami pada istri, atau adanya antibodi pada sperma itu sendiri (sperma seperti memakai “helm”, sehingga tidak bisa menembus sel telur),  sehingga menghambat terjadinya pembuahan.
Jika Anda mengalami hal tersebut dan ingin segera memiliki anak, mengikuti program bayi tabung bisa dijadikan pilihan.

Cari Tahu Mengapa Bayi Menangis | Arti


Tangisan merupakan alat komunikasi pertama yang dikuasai bayi. Lewat tangisan, bayi mengutarakan keinginan dan kebutuhannya secara efektif. Tak heran, bayi menghabiskan banyak waktu untuk aktivitas ini.

Dalam buku Your Child's Body Language, Dr. Richard Woolfson menjelaskan bahwa tangisan bayi mempunyai arti berbeda-beda. Setiap jenis tangisan mengkomunikasikan pesan tersendiri untuk ayah ibunya.

Di bawah ini beberapa contoh tangisan bayi dan cara mengatasinya.

Tangisan Aku Ingin Menyusu:

Bayi Anda akan mulai menangis jika lapar. Tangisannya biasanya berulang-ulang. Pertama, ia menangis lalu berhenti sejenak untuk mengambil napas, menangis lagi, berhenti sejenak untuk mengambil nafas, demikian seterusnya.
Mengatasinya: susui dia hingga kenyang. Atau, jangan-jangan sudah waktunya makan?

Tangisan Popokku Kotor:

Bayi lebih suka popoknya bersih dan kering. Jika popoknya basah ia akan menangis karena merasa tidak dari rasa tidak nyaman. Tangisan pengumumam popokku kotor biasanya perlahan, kemudian makin keras dan makin keras. Anda juga bisa memperhatikan bahwa ia bergeliut-geliut di tempat tidurnya.
Mengatasinya: segera periksa popoknya. Ia barangkali memerlukan popok yang baru.

Tangisan Badanku Sakiiit:

Semua bayi menangis jika ia merasa sakit. Tangisan jenis ini adalah tangisan bernada tinggi, hampir seperti jeritan, kemudian ia terengah-engah pada saat menarik nafas, lalu menjerit lagi.
Mengatasinya: cobalah temukan apa yang membuatnya kesakitan. Pegang perutnya, jangan-jangan kejang. Goyang-goyang tangan, kaki atau leher dan kepalanya. Jika ia menjerit lebih keras ketika menggoyang bagian tertentu, mungkin ada yang sakit karena terjatuh tanpa sepengetahuan Anda. Kompreslah bagian yang sakit dengan air hangat.

Tangisan Aku Bosan:

Bayi selalu memerlukan stimulasi dan akan timbul bosan jika ia tidak memperolehnya, atau bahkan bosan dengan satu aktivitas saja. Tangisan jenis ini dirancang untuk mendapat perhatian Anda. Makanya, tangisan ini lebih mirip teriakan ketimbang tangisan. Dan, ia akan tetap menagis seperti ini selama ia merasa bosan.
Mengatasinya: ganti aktivitasnya. Misal, temani dia bermain, menyenandungkan nyanyian, membacakan cerita atau bisa juga ajak jalan-jalan.

Tangisan minta gendong:

Bayi Anda akan menjadi cengeng jika lelah, walaupun ia mungkin tidak ingin tidur. Ia akan merengek dengan menjengkelkan. Kepalanya mungkin terangguk-angguk untuk beberapa detik, dan mungkin Anda melihat bahwa ia menggosok-gosokkan tangannya pada mata serta wajahnya.
Mengatasinya: ayunlah ia perlahan-lahan sampai akhirnya ia jatuh tertidur.

Tangisan kesepian:

Bayi Anda senang bergaul. Ia ingin Anda selalu berada di sisinya. Jika merasa kesepian, tangisannya akan terdengar menyedihkan. Seakan ia tengah sedih atau marah.
Mengatasinya: luangkan waktu bersamanya paling tidak sampai ia tenang. Jika Anda perlu menyelesaikan sesuatu, gendonglah ia sampai tenang, kemudian lanjutkan pekerjaan anda bersamanya di sisi Anda.

Bila anda menyukai artikel ini, silahkan di LIKE dan SHARE ya…

        Jangan lupa ya…       
        Obatkafe.blogspot.com

Cara Menciptakan Anak Pintar Sejak Dalam Kandungan


 Adalah hal yang sangat naif, ketika seorang anak menjadi bodoh, nakal, pemberang, atau bermasalah, lalu orang tua menyalahkan guru, pergaulan di sekolah, dan lingkungan yang tidak beres. Tiga faktor itu hanya berperan dalam proses perkembangan anak, sedangkan bakat anak itu menjadi bodoh, nakal, atau pemberang justru terletak dari bagaimana orang tua memberikan awal kehidupan si anak tersebut.

 Bukan hal aneh bahwa seorang anak dapat dididik dan dirangsang kecerdasannya sejak masih dalam kandungan. Malah, sejak masih janin, orang tua dapat melihat perkembangan kecerdasan anaknya. Untuk bisa seperti itu, orang tua harus memperhatikan beberapa aspek, antara lain terpenuhinya kebutuhan biomedis, kasih sayang, dan stimulasi. Hal ini diungkap dokter spesialis anak, dr Sudjatmiko, MD SpA.

 Bicara tentang kecerdasan, tentu saja tidak bisa lepas dari masalah kualitas otak, sedangkan kualitas otak itu dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Secara prinsip, menurut Sudjatmiko, perkembangan positif kecerdasan sejak dalam kandungan itu bisa terjadi dengan memperhatikan banyak hal. Pertama, kebutuhan-kebutuhan biologis (fisik) berupa nutrisi bagi ibu hamil harus benar-benar terpenuhi. Seorang ibu hamil, gizinya harus cukup. Artinya, asupan protein, karbohidrat, dan mineralnya terpenuhi dengan baik.

 Selain itu, seorang ibu hamil tidak menderita penyakit yang akan mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak dalam kandungannya. Kebutuhan nutrisi itu sendiri, sebenarnya bukan hanya ketika ibu mengandung, melainkan ketika ia siap untuk mengandung pun sudah harus memperhatikan gizi, makanan, dan komposisi nutrisinya harus lengkap, sehingga ketika ia hamil, dari segi fisik sudah siap dan proses kehamilan akan berlangsung optimal secara nutrisi.

 Tapi, memang di Indonesia atau di negara-negara berkembang pada umumnya–boleh dikatakan sangat jarang ada keluarga yang mempersiapkan kehamilan. Malah, kerap kehamilan dianggap sebagai suatu yang mengejutkan. Berbeda dengan yang terjadi di negara-negara maju. Inilah yang cenderung menjadi penyebab awal mengapa anak-anak yang lahir kemudian tidak berkualitas, karena orang tua seakan tidak siap dalam segala hal untuk memelihara anaknya.

 Faktor kedua adalah kebutuhan kasih sayang. Seorang ibu harus menerima kehamilan itu, dalam arti kehamilan yang benar-benar dikehendaki. Tanpa kasih sayang, tumbuh kembangnya bayi tidak akan optimal. “Si ibu hamil harus siap dan dapat menerima risiko dari kehamilannya,” kata mantan Sekretaris Jenderal Ikatan Dokter Anak Indonesia itu. “Risiko itu, misalnya, seorang wanita karier yang hamil, merasa terbebani dan khawatir akan mengganggu pekerjaannya. Ia sebenarnya ingin hamil, tapi juga merasa terganggu dengan kehamilannya itu. Kondisi seperti ini tidak kondusif untuk merangsang perkembangan bayi dalam kandungannya,” tambahnya.

 Selain itu, menurut Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini, ada faktor psikologis yang memengaruhi perkembangan kecerdasan bayi, yaitu apakah si ibu hamil menikah secara resmi atau kawin lari. Pernikahannya direstui atau tidak, dan apakah ada komitmen antara istri dan suami. Tanpa komitmen di antara keduanya, kehamilan itu bisa dianggap mengganggu.

 Juga harus ada support (dukungan). Tanpa support, walaupun ada komitmen dari suami dan orang tua dapat mengurangi perkembangan dan rangsangan kecerdasan bayi dalam kandungan. “Jadi, variabel kasih sayang tadi adalah komitmen dengan suami, serta support dari orang tua dan keluarga, sehingga seorang ibu dapat menerima kehamilannya dengan hati tenteram,” lanjut Sudjatmiko.

 Faktor ketiga adalah adanya perhatian penuh dari si ibu hamil terhadap kandungannya. Ia dapat memberikan rangsangan dan sentuhan secara sengaja kepada bayi dalam kandungannya. Karena secara emosional akan terjadi kontak. Jika ibunya gembira dan senang, dalam darahnya akan melepaskan neo transmitter zat-zat rasa senang, sehingga bayi dalam kandungannya juga akan merasa senang.

 Sebaliknya, bila si ibu selalu merasa tertekan, terbebani, gelisah, dan stres, ia akan melepaskan zat-zat dalam darahnya yang mengandung rasa tidak nyaman tersebut, sehingga secara tidak sadar bayi akan terstimuli juga ikut gelisah. “Yang paling baik adalah stimuli berupa suara-suara, elusan, dan nyanyian yang disukai si ibu. Hal ini akan merangsang bayi untuk ikut senang. Berbeda jika si ibu melakukan hal-hal yang tidak disukainya, karena itu sama saja memberikan rangsangan negatif pada bayi,” ujar Sudjatmiko.

 Tapi, stimuli itu sendiri lebih efektif bila kehamilan sudah menginjak usia di atas enam bulan. Sebab, pada usia tersebut jaringan struktur otak pada bayi sudah mulai bisa berfungsi.

 Untuk mendapatkan kondisi-kondisi itulah, seorang ibu hamil harus tetap menjaga nutrisi yang didapat dari makanan sehari-hari. Bahkan, perlu diimunisasi, misalnya dengan suntik TT. Lakukan juga konsultasi rutin dengan dokter secara berkala. Mula-mula sekali sebulan, dan pada bulan terakhir menjelang kelahiran (partus), diperketat menjadi tiga minggu sekali, lalu dua minggu sekali, dan bahkan mendekati partus menjadi setiap minggu.

 Sudjatmiko juga menyarankan untuk tidak meminum obat-obatan yang katanya bisa merangsang perkembangan dan kecerdasan otak bayi. Obat-obatan semacam itu hanya omong kosong. “Pemberian obat semacam itu percuma saja, dan tidak berpengaruh apa-apa,” katanya. “Yang penting, ciptakan saja lingkungan mendidik, yaitu tiga faktor tadi.

 Sementara itu, psikolog anak Dra Surastuti Nurdadi juga mengungkapkan pendapat yang sama. Stimulasi positif, menurutnya, memang dapat meningkatkan kecerdasan anak sejak dalam kandungan. Dari stimulasi ini, diharapkan ketika anak tumbuh, bukan hanya menjadi cerdas, melainkan dapat bersosialisasi dengan lingkungannya. “Stimulasi menimbulkan kedekatan antara ibu dan anak.

 Bahkan, lanjut Surastuti, bayi masih dalam kandungan bisa distimuli dengan diperdengarkan musik klasik, diajak berbicara, dan diberikan elusan penuh kasih sayang. Orang tua juga harus siap dan berusaha mengajarkan cara anaknya bersosialisasi dengan dunia luar ketika ia masih di dalam rahim.

 Tapi, mengapa musik klasik? Pendapat semacam ini memang terus menjadi topik bahasan. Musikus hebat seperti Adhi MS, pimpinan Twilite Orchestra, juga meyakini musik klasik dapat merangsang kecerdasan bayi sejak dalam kandungan. Bahkan, untuk jenis musik yang ‘merangsang bayi’ ini sudah banyak dijual di toko-toko kaset tertentu.

 Tapi, untuk lebih tuntasnya kupasan mengenai hal itu, coba kita simak penuturan Surastuti yang juga dosen di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia ini. Musik klasik, katanya, memiliki berbagai macam harmoni yang terdiri dari nada-nada. Nada-nada inilah yang memberikan stimulasi berupa gelombang alfa. Gelombang ini memberikan ketenangan, kenyamanan, dan ketenteraman, sehingga anak dapat lebih berkonsentrasi.

 “Menurut beberapa penelitian, musik klasik memang termasuk metode yang tepat. Anak menjadi siap menerima sesuatu yang baru dari lingkungannya,” ujar pengasuh rubrik konsultasi di Klinik Anakku ini. Tapi, jangan coba-coba memperdengarkan musik-musik keras kepada bayi dalam kandungan. Konon, justru menyebabkan timbulnya kebingungan pada si jabang bayi!

Sumber : Media Indonesia

Bila anda menyukai artikel ini, silahkan di LIKE dan SHARE ya…

        Jangan lupa ya…       
        Obatkafe.blogspot.com

Cara Melatih Bayi Menjadi Cerdas | Otak


Anak balita punya kemampuan luar biasa untuk menyerap kepandaian dan informasi baru dibandingkan anak yang berusia lebih tua. Penelitian menunjukkan, mengenalkan pada kegiatan membaca, bahasa, dan matematika sejak usia balita, akan membuat mereka lebih mudah menangkap pelajaran tersebut nantinya.

Berikut sejumlah cara yang bisa mendorong serta melatih mereka agar memiliki otak cerdas.

1. Mengajak bicara.
Ceritakan tentang apa saja padanya. Yang jelas, anak jadi tahu, dia merupakan pusat perhatian Anda. Hal ini akan mendukungnya di dalam perkembangan pengetahuan bahasa dan pemikirannya.

2. Pilih buku anak-anak dengan huruf yang besar dan gambar yang jelas.
Hal ini akan menolong anak mengerti apa yang mereka lihat dan juga pelan-pelan belajar membaca kata.

3. Beli kaset/VCD/DVD berbahasa asing.
Akan lebih mudah untuk anak balita menangkap bahasa asing daripada di kemudian hari.

4. Beli software komputer untuk anak balita.
Banyak software yang melatih kemahiran menggunakan keyboard karena sebelum berusia 2,5 tahun anak cenderung sulit menggunakan mouse.

5. Beli huruf abjad yang terbuat dari plastik dan simpan di kamar mandi.
Setiap kali mandi, perkenalkan huruf baru dan lakukan berulang-ulang hingga anak hafal. Dengan cara itu, pelan-pelan anak akan mulai belajar adanya hubungan antara berbicara dan menulis di dalam bahasa.

6. Selalu lakukan pengulangan.
Banyak orang tua merasa frustrasi jika anaknya berulang-ulang membaca satu halaman di buku yang sama atau menonton film/VCD yang itu-itu saja. Jangan sebal dan panik! Ini merupakan suatu bagian penting di mana anak mengenal proses informasi.

7. Beli huruf-huruf dan angka-angka yang terbuat dari magnet.
Hal ini memungkinkan anak bermain sambil belajar di depan lemari es. Kenalkan kata-kata yang baru setiap minggu.

8. Bacakan satu cerita setiap hari.
Baca dengan intonasi dan ekspresi seperti kita sedang bermain drama.

9. Ingat, pendidikan jasmani berhubungan langsung dengan pendidikan akademis.
Penelitian menunjukkan, perkembangan otak juga berhubungan erat dengan pendidikan jasmani, seperti merangkak sebelum usia 1 tahun. Jika Anda dan si balita sering melakukan aneka kegiatan olahraga bersama, ini dapat menambah perkembangan fisik serta otak anak. Entah itu berlari-lari, naik kuda, berenang, dan lainnya.

10. Beli satu set pelajaran dan pendidikan untuk anak balita.
Termasuk di dalamnya buku-buku, video, kaset, dan bagaimana caranya mengajarkannya. Baca dan belajarlah berdua anak. Membeli ensiklopedia bergambar khusus untuk anak pun tak ada salahnya.
Sumber: kompas.com


Bila anda menyukai artikel ini, silahkan di LIKE dan SHARE ya…

        Jangan lupa ya…       
        Obatkafe.blogspot.com