Tampilkan postingan dengan label Computer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Computer. Tampilkan semua postingan

10 Software Pemutar Video Terbaik

10 Software Pemutar Video Terbaik
10 Software Pemutar Video Terbaik. Menyaksikan video/film-film kesayangan Anda dengan kualitas yang bagus mungkin menjadi sesuatu hal yang wajib ketika menontonnya. Ada beberapa jenis software dengan kualitas atau kelebihan tersendiri, oleh karenanya perlu Anda ketahui 10 Software Pemutar Video Terbaik

Di bawah ini adalah daftar 10 software pemutar video terbaik yang bisa kita pilih.


10 SOFTWARE PEMUTAR VIDEO TERBAIK

1. VLC MEDIA PLAYER

2. KMPLAYER

3. FREESMITH VIDEO PAYER


4. MEDIA PLAYER CLASSIC HOME CINEMA

5. REALPLAYER

6. GOMPLAYER
 
7. UMPLAYER

8. SPLAYER

9. KAMTARIS MEDIA PLAYER

10. ZOOM PLAYER


10 software tersebut sudah banyak orang di dunia ini mengunakannya dengan tujuan mencari kepuasan saat menyaksikan videonya. Setiap software memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri. 10 Software Pemutar Video Terbaik

Bagaimana Cara Virus Malware Masuk kedalam computer .?


Bagaimana kah Virus Malware bisa masuk kedalam computer kita…?
Kita tidak akan tahu. Tapi dari beberapa ahli menemukan bahwa,

Malware dapat masuk ke komputer kita antara lain melalui:

1. Email Malware banyak menyebar melalui lampiran email

malware tersebut biasanya nebeng dengan subjek yang berusaha menarik hati penerima, seperti iklan-iklan fantastis. Sekali membuka lampiran itu, malware akan menjangkiti komputer. Hati-hati dengan email yahoo Anda, sebelum melangkah lebih jauh untuk masukkan username dan pasword Anda, pastikan bahwa yahoo yang Anda buka adalah asli. Karena sekarang banyak spyware yang akan mencuri username dan password Anda, serta aktivitas di email Anda.

2. Removable device (disket, CD, DVD, flash disk, harddisk eksternal)

Pada saat bekerja, untuk melengkapi data kadang kita mengkopi data dari komputer orang lain (warnet/teman kerja) ke komputer kita menggunakan disket/CD/flash disk/ harddisk eksternal. Apabila file yang anda kopi mengandung malware, atau komputer di mana Anda mengkopi file terserang malware maka setelah anda memasukan file tersebut, komputer Anda juga akan dijangkiti malware.

3. Download Gambar dan Lagu

Di internet banyak sekali ditawarkan gambar-gambar menarik dan lagu-lagu gratis yang bisa di-download. Hati-hati dengan gambar-gambar tersebut terlebih lagi yang bersifat pornografi, karena disinilah malware menunggu Anda. Tentu, saya tidak melarang Anda untuk men-download-nya, tetapi pastikan bahwa gambar-gambar dan lagu tersebut tidak mengandung malware.

4. Situs Web 

Hati-hati dengan setiap situs yang Anda kunjungi, terutama situs-situs dengan kontent pornografi, karena banyak cracker yang menyisipkan malware di situs ini. Selain situs porno, situs-situs yang menyediakan nomer seri, dan perangkat crack juga sering dijadikan sarana menyisipkan malware. Begitu juga dengan situs-situs yang memuat layanan e-banking atau layanan transaksi pembelian dengan memasukkan nomer kartu kredit dan pin.
5. Tukar File Melalui Jaringan
Untuk mempermudah pekerjaan, tukar file melalui jaringan kadang kita lakukan. Namun, hati-hati juga dengan file-file yang Anda terima, bisa saja mengandung malware.

Bagaimana cara Agar terlindungi dari Malware dan tidak terinfeksi..?


Bagaimana cara Agar terlindungi dari Malware dan tidak terinfeksi..?

        Ada banyak cara untuk mengatasi nya. Berikut saya berikan cara – cara yang efektif untuk menghindar dari penyakit Malware.

Instal Antivirus   

 Instal Antivirus profesional seperti, Norton Antivirus atau McAfee Antivirus, selalu gunakan versi yang terbaru dan selalu Update virus definition-nya setiap dua minggu sekali (lebih baik setiap hari). Virus definition dapat didownload pada website resmi mereka, yaitu, Norton Antivirus disini , McAfee Antivirus di sini

Instal Anti Spyware dan Anti Adware

Beberapa software tertentu biasanya sudah menyertakan pendeteksi Spyware, meskipun demikian tak ada salahnya Anda menginstal program tambahan untuk meningkatkan keamanan. Selain Virus ada yang harus anda waspadai yaitu Spyware dan Adware,
Untuk mengatasinya anda bisa mendownload: Sybot Search & Destroy
Ad-aware - Software yang dapat mencegah Spyware dan Adware masuk ke komputer dan juga dapat menghilangkan yang sudah terlanjur masuk ke komputer anda.
http://www.lavasoft.de/software/adaware/

Instal Firewall

Untuk lebih mengoptimalkan pertahanan komputer anda maka gunakanlah firewall, jika anda pemakai Windows XP anda bisa menggunakan firewall standard yang ada, jika anda mau yang lebih kuat lagi gunakan software berikut: Zone-Alarm - Software firewall yang terkenal keampuhannya menutup lubang-lubang keamanan yang ada di Windows dan Browser anda, dan mencegah penyusup masuk ke komputer anda.



Manfaatkan Bookmarks

Simpanlah alamat URL website yang sering Anda kunjungi di Bookmarks dan pastikan untuk selalu mengakses website tersebut melalui menu Bookmarks, ini dimaksudkan untuk menjamin website yang anda masuki adalah benar-benar website asli, sebab banyak upaya pencurian username dan password dengan cara membuat website palsu yang sama persis dengan aslinya, dengan URL yang mirip dengan aslinya.
Cara memasukkan URL website dalam Bookmarks: Pertama-tama anda ketik dulu alamat URL yang dimaksud pada kolom address di browser Internet anda, pastikan anda benar mengetikkannya, lalu tekan Enter atau klik tombol GO. Setelah masuk ke website autosurf yang anda maksud, kemudian Klik pada menu Bookmarks, kemudian klik "Bookmark this page," lalu berikan nama pada isian "Name," kemudian klik pada folder yang anda inginkan pada kotak "Create in:," jika belum ada foldernya anda bisa membuat folder baru dengan klik pada kotak kecil bertanda segitiga di sebelah kanan untuk memperbesar jendela, kemudian klik "New Folder," setelah sesuai lalu klik OK.



Scan Sebelum Digunakan atau Dibuka

 Setelah menginstal Antivirus scanlah removeble device (disket, flash disk, external hardisk ,dll) setiap kali akan dipakai di komputer. Scan juga software yang akan Anda instal atau buka di komputer

Gunakan Internet Browser Firefox

Gunakan Browser alternatif yang lebih aman dan mempunyai proteksi terhadap hacker yang lebih canggih, yaitu Firefox .Untuk mengetahui ketangguhan Firefox dan mendownload gratis bisa Anda lihat di sini

Menghilangkan Jejak ber-Internet

Windows dan browser anda biasanya akan menyimpan file-file cookies, history atau catatan aktivitas anda ketika berinternet, ini merupakan sumber informasi bagi para hacker untuk mengetahui kegiatan anda dan juga mencuri username dan password yang anda gunakan dalam berinternet, selain itu hacker juga biasa mengikut sertakan file-file pencuri data mereka di folder-folder yang menyimpan cookies dan history ini di komputer anda.(Cookies = file yang masuk ke komputer ketika kita mengunjungi sebuah website; History = Daftar kegiatan kita ketika berinternet yang disimpan oleh browser yang kita gunakan).



Tidak Terkecoh Lampiran Email Yang Menarik
 
Jika anda medapatkankan email yang seakan-akan dari pengelola website autosurf, EMO atau e-gold yang anda ikuti dan meminta anda untuk mengirimkan username dan password anda, jangan hiraukan dan segera hapus email tersebut, jangan klik link apapun yang ada dan jangan buka attachment yang disertakan, pihak pengelola autosurf, EMO dan e-gold tidak pernah mengirim email semacam itu.

Gunakan Password yang Sulit Ditebak kalau perlu Ubah Sesering Mungkin  

Buatlah password sepanjang mungkin semaksimal mungkin yang diperbolehkan, buat kombinasi antara huruf besar dan huruf kecil dan gunakan karakter spesial Jangat buat password yang berisikan tanggal lahir anda, nama keluarga anda, nama biatang peliharaan anda, atau menggunakan kalimat pendek dan umum digunakan sehari-hari. dan paling penting jangan simpan catatan password anda di komputer dalam bentuk file. Agar lebih aman adalah mengganti password yang anda gunakan sesering mungkin.



Demikian cara – cara efektif yang dapat kamu gunakan. Agar info ini dapat lebih bermanfaat bagi orang lain. Berikan lah like atau hanya sekedar share kepada teman teman.

        Jangan lupa ya….
        Obatkafe.blogspot.com

Pengertian Malware dan Kerugian Yang Ditimbulkan


Pengertian Malware dan Apa Kerugian Yang Ditimbulkan nya

        KEMAJUAN di bidang teknologi komputer memang sungguh luar biasa, baik menyangkut peranti keras (hardware) maupun lunak (software). Para penguna yang mampu memanfaatkan secara maksimal semua kemajuan teknologi tersebut, bukan hanya mendapatkan ”kenikmatan”, tapi juga banyak keuntungan dan manfaat. Namun, kemajuan teknologi juga bukan tanpa gangguan. Berbagai kemudahan dan kenyamanan yang ditawarkan teknologi komputer terganggu oleh ”tamu tak diundang”. Orang menyebutnya sebagai virus, yang kehadirannya tak hanya mengesalkan, tapi juga merugikan. Sebutan virus di sini memang harus dibedakan dengan virus dalam konteks kesehatan yang merujuk pada makhluk hidup berukuran super kecil dan menjadi sebab munculnya suatu penyakit.

        Virus komputer hanyalah salah satu tipe dari apa yang disebut dengan malware (malicious software) atau malcode (malicious code), yakni semacam program komputer--baik makro atau script-- yang dapat dieksekusi dan dibuat dengan tujuan merusak sistem komputer tanpa pengetahuan pemiliknya. Bahkan para ahli telah mencatat lebih dari 40.000 malware/malcode kini tersebar di dunia maya.

        Lalu, di mana sebenarnya letak kepentingan dari hadirnya malware/malcode ini? Selain diciptakan memang untuk merusak apa yang ada dalam komputer, beberapa alasan lainnya yang sering menjadi tujuan dari pembuat malware adalah menyangkut ideologi seseorang. Misalnya saja secara tiba-tiba menyampaikan pesan yang berbau politik, kekecewaan, dan lain-lain. Motif lainnya adalah mengumpulkan informasi untuk mengetahui kebiasaan orang berkomputer, terutama berinternet, dan mengirimkan informasi itu ke pembuatnya, yang kemudian menjualnya ke pihak lain yang memerlukan. Biasanya informasi itu menyangkut username, password, serta nomor pin atau bahkan nomor rekening bank.

        Macam-macam ”malware” atau ”malcode”
Ada beberapa nama atau tipe selain virus yang mampu merusak seluruh jenis perangkat lunak yang dikenal di dunia komputer antara lain: Virus, Worm, Wabbit, Keylogger, Browser Hijacker, Trojan Horse, Spyware, Backdoor, Dialer, Exploit dan rootkit. Perbedaan nama-nama disesuaikan dengan jenis pengrusakan yang dilakukannnya pada sebuah PC. Berikut nama-nama malware/malcode yang terbagi dalam beberapa golongan.


Virus” 

Istilah ini memang paling banyak disebut orang apabila komputernya mengalami gangguan. Tipe malware ini memiliki kemampuan mereproduksi diri sendiri yang terdiri dari kumpulan kode yang dapat memodifikasi target kode yang sedang berjalan, atau dapat pula memodifikasi struktur internal target kode, sehingga target kode sebelum berjalan dipaksa menjalankan virus. Target utamanya biasanya file yang bisa dijalankan seperti EXE, COM, dan VBS. beberapa file dokumen sering kali dijadikan sarang untuk penyebarannya ke komputer lain. Macam virus masih dapat dibagi lagi dalam beberapa kategori.
Boot virus, yakni virus yang berada di boot sector. Jika komputer dinyalakan, sebuah inisial program di boot sector akan dijalankan. File virus adalah virus yang menginfeksi executable program. Multipartite virus adalah virus yang menginfeksi boot sector dan file. Macro virus adalah virus dengan target sasaran file dokumen seperti Microsoft Excel atau Word. Ia akan memulai menginfeksi bila program aplikasi membaca dokumen yang berisi macro.


Worm”
 
 Sering disebut cacing, adalah sebuah program yang berdiri sendiri dan tidak membutuhkan sarang untuk penyebarannya, tidak seperti tipe virus yang menjadikan file dokumen sebagai sarang penyebaran. Namun, perbedaan yang paling mendasar dari worm dan virus adalah, apakah menginfeksi target kode atau tidak. Virus menginfeksi target kode, tetapi worm tidak. Worm hanya ngendon di memori dan mampu memodifikasi dirinya sendiri. Targetnya kebanyakan hanya memori komputer. Namun, malware ini juga mampu memblok akses ke situs antivirus, serta mematikan fitur keamanan di sistem operasi.


Wabbit”
 
 Diprogram untuk memakan sumber daya yang banyak pada sebuah sistem operasi menjadikan malware wabbit mampu membuat komputer menjadi lambat. Berbeda dengan worm yang penyebarannya ke komputer lain melalui jaingan, wabbit justru lebih merusak komputer lokal dengan cara menggandakan dirinya secara terus-menerus. Hasil penggandaan itulah yang membuat sistem operasi jadi ”loyo”.


Keylogger”
 
 Jika malware ini telah terinstal di komputer, apa yang kita tekan di keyboard semuanya bakal terekam. Diprogram lebih mirip mata-mata. Alhasil, segala informasi penting bisa kebobolan seperti username, password, dan informasi lainnya. Bahayanya lagi, jika kita melakukan transaksi melalui e-banking dan tanpa disadari kita memasukkan nomor PIN atau bahkan nomor rekening tabungan kita, walaupun sistem enkripsi sudah diterapkan oleh website yang bersangkutan, terbukti malware ini mampu merekamnya.


Browser Hijacker”
 
 Malware ini punya kemampuan mengacaukan/membelotkan alamat website yang kita tuju ke alamat yang tidak kita inginkan. Selain itu, malware ini pun mampu menambahkan bookmark, mengganti homepage serta mengubah pengaturan browser. Nah, browser yang sering jadi incaran para cracker di sini adalah browser yang paling banyak digunakan yaitu internet explorer bawaan Windows. Namun, tidak menutup kemungkinan browser lainnya seperti Opera, Firefox, dan yang lainnya bakal jadi sasaran para cracker.


Trojan horse” 

 Berbeda dengan virus, trojan horse tidak dapat memproduksi diri sendiri. Pada umumnya, mereka dibawa oleh utility program lainnya. Utility program tersebut mengandung dirinya, atau Trojan horse itu sendiri ber-"lagak" sebagai utility program yang dijadikan tunggangan malware lain macam virus, worm wabbit, dan spyware.
Trojan horse masih dapat dibagi menjadi dua bagian. Pertama, DOS trojan horse, yang berjalan di DOS. Ia mengurangi kecepatan komputer atau menghapus file pada hari atau situasi tertentu. Kedua, Windows trojan horse, dijalankan pada sistem Microsoft Windows. Jumlah Windows trojan horse terus meningkat dan digunakan sebagai program untuk hacking dengan tujuan jahat yang dapat mengoleksi informasi dari komputer yang tersambung internet.


”Spyware”
 
 Tahu cara kerja agen rahasia? Itulah tujuan yang dilakukan oleh pembuat program malware ini. Programnya diinstal secara rahasia, tanpa disadari oleh pengguna komputer. Program ini sebagai bagian dari perangkat lunak lain, seperti perangkat lunak sharing musik yang diperoleh melalui download. Setelah terinstal, selanjutnya program ini akan mengamati aktivitas komputer secara rahasia, tanpa disadari oleh pengguna komputer. Sebagian besar spyware mencoba membuat pengguna untuk membuka halaman iklan dan atau halaman web lain. Beberapa spyware juga mengirim informasi mengenai pengguna komputer ke komputer lainnya di internet.


Backdoor ” 
 
 Berdasarkan cara kerja dan perilaku penyebarannnya, malware ini dapat dibagi menjadi dua bagian. Yang pertama mirip dengan trojan. Mereka secara manual dimasukkan ke dalam suatu file program pada perangkat lunak dan kemudian ketika perangkat lunak tersebut diinstal mereka menyebar. Yang kedua mirip dengan worm. Backdoor dalam kelompok ini dijalankan sebagai bagian dari proses root. Backdoor mampu mengacaukan lalu lintas jaringan, melakukan brute force untuk meng-crack password dan enkripsi dan mendistribusikan serangan distributed denial of service (Ddos).


Dialer”


 Jangan kaget kalau komputer yang baru kita nyalakan tiba-tiba mencoba menghubungkan diri ke internet, padahal tak ada satu pun perangkat komputer kita yang sengaja dihubungkan dengan internet. Nah, kalau kejadiannnya demikian, maka komputer kita telah terinfeksi malware jenis dialer.
Malware ini mampu mengganti nomor penyedia layanan internet yang bisa dihubungi dengan nomor penyedia layanan internet lain. Maksud dan tujuannya tentu saja mengirimkan segala informasi yang didapat oleh keylogger, spyware, atau malware lain ke seseorang yang mempunyai tujuan tertentu. Selain itu, penyedia jasa telepon juga akan sangat diuntungkan dengan adanya koneksi paksaan tersebut.


Exploit dan rootkit” 

 Kedua perangkat ini bisa dibilang malware bisa pula tidak. Kenapa begitu? Penjelasannya kira-kira begini. Exploit adalah perangkat lunak yang menyerang kerapuhan keamanan (security vulnerability) yang spesifik namun tidak selalu bertujuan untuk melancarkan aksi yang tidak diinginkan. Banyak peneliti keamanan komputer menggunakan exploit untuk mendemonstrasikan bahwa suatu sistem memiliki kerapuhan. Memang ada badan peneliti yang bekerja sama dengan produsen perangkat lunak. Peneliti itu bertugas mencari kerapuhan dari sebuah perangkat lunak dan kalau mereka menemukannya, mereka melaporkan hasil temuan ke si produsen agar si produsen dapat mengambil tindakan. Namun begitu exploit kadang menjadi bagian dari suatu malware yang bertugas menyerang kerapuhan keamanan.
Berbeda dengan exploit yang secara langsung menyerang system, rootkit tidak demikian. Rootkit dimasukkan ke dalam komputer oleh penyerang setelah computer berhasil diambil alih. Rootkit berguna untuk menghapus jejak penyerangan, seperti menghapus log dan menyembunyikan proses malware itu sendiri. Rootkit juga bisa mengandung backdoor agar di hari depan nanti, si penyerang bisa kembali mengambil alih system. Rootkit ini sulit di deteksi, pasalnya rootkit ditanam pada system operasi di level kernel, level inti sistem operasi.
Cara terbaik yang bisa diandalkan untuk mendeteksi ada tidaknya rootkit di komputer adalah dengan mematikan komputer dan boot ulang tidak dengan harddisk melainkan dengan media lain seperti CD-ROM atau disket USB. Rootkit yang tidak berjalan tak dapat bersembunyi dan kebanyakan antivirus dapat mengidentifikasikannya.

        Produsen perangkat keamanan biasanya telah mengintegrasikan pendeteksi rootkit di produknya. Meskipun rootkit di menyembunyikan diri selama proses pemindaian berjalan, antivirus masih bisa mengenalinya. Juga bila rootkit menarik diri dari system untuk sementara, antivirus tetap dapat menemukannya dengan menggunakan deteksi “sidik jari” alias byte unik dari rootkit. Rootkit memang cerdik. Dia bisa menganalisis proses-proses yang sedang berjalan. Andai ia mencurigai suatu proses sebagai tindak tanduk antivirus, ia bisa menyembunyikan diri. Ketika prose situ selesai, ia aktif kembali.
Ada beberapa program yang bisa dipakai untuk mendeteksi adanya rootkit pada system. Rootkit detector kit, chkrootkit dan Rkhunter adalah contoh yang bisa digunakan.